Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan

Aru' Tubarani

Cini – cini mami sallang karaeng
Bulaeng – bulaengna mangasa
Jangang Tani pakkurua
Bukkuru tani kadoa
Iya-iyannamo sallang karaeng
Rewa anngang na inakke
Tampa tetea ri ada
Kupolong tallu pokeku attannga parang
Kupolong appaki selekku abbangkeng romang
Iya-iyanamo sallang karaeng
Rewa anngang na inakke
Iya-iyannamo sallang karaeng
Barani yanngan na make
Sekre lipak kuruwai warakkanna Parangtambung
Sekre lipak kuruwal timboranna Bulussari
Nani cini buraknena burakneya
Tanrinna tau lolowa
Dampenna anak raraya
Tena jail kawang tana katto
Benteng tannga tana ambi
Tena todong bili tang pantamai
Kamma tommama sallang karaeng
Layang – layang nionjong attannga parang
Narikbakkang anak ratite
Nalollong anak mariang
Nampa kukana sallang karaeng
Inakke minne farina buleng – bulengna Mangasa


Artinya :
Yang mulia
Kelak akan terlihat
Buleng-Bulengna Mangasa
Ayam jantan sipenantan
Perkutut membuat tak berkutik
Yang mulia
Barang siapa kelak
Lebih jantan dari kami
Yang tidak mengenal adat
Akan kupatahkan tombakku ditengah padang
Akan kupatahkan badikku di kaki bukit
Yang mulia
Barang siapa kelak
Lebih jantan dari kami
Selembar sarung kelak berdua
Berlaga didekat parang tambung
Bertarung dekat gunung sari
Kelak kelihatan siapa yang lebih jantan
Kelak kelihatan siapa yang lebih berani
Semua tiang akan dipanjat
Semua bilik akan dibongkar
Kami kelak seperti layang – layang
Melayang ditengah angkasa
Melayang dengan peluru meriam
Kami adalah buleng-bulengna Mangasa

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR

SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
ASIA RAMLI PRAPANCA
SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
NEGERI AYAM JANTAN
NEGERI TIMUR MATAHARI TERBIT
            GUNUNG-GUNUNG PERKASA
            LEMBAH-LEMBAH MENGANGA
            KUBURAN-KUBURAN TUA
DI DALAM KELAMBU PENUH DUPA
BERHADAP-HADAPAN DENGAN DEWATA
DENGAN BERLAPIS-LAPIS PAKAIAN SUTERA
MUSIK DAN TARI SALING BERLAGA
SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
MEMBURU ANOA DI RIMBA BELANTARA
MENANGKAP KUPU-KUPU DI TEBING-TEBING TERJAL
MENGEJAR DERAI-DERAI DAUNAN BASAH
MEMANJAT POHON-POHON LONTAR
DI BAWAH NAUNGANNYA BERTEMPAT GELANGGANG SABUNG AYAM
DI BELAKANG SEKIAN GEMURUH SINRILI’ SIAP MEMBUNUH KEKECEWAAN
DENGAN BADIK DAN TUKUL BESI
SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
BERSAYAP ANGING MAMMIRI
BERSIUL MEMBELAI KOTA DENGAN NILAI-NILAI
MENUNGGANG KUDA JANTAN LARI KENCANG
MEMBAWA IMPIAN KE GARIS KEMENANGAN
                KERIKIL-KERIKIL MERAH BERMUKIM GEMERINCING
                PASIR PUTIH MEMBENTANG BERKILAUAN
SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
BERSAMPAN PHINISI DENGAN LAYAR DAUN LONTARA’
DENGAN PANJI-PANJI SUTERA WARNA-WARNI
MENGEJAR DEBUR OMBAK MENJILAT LEKUK GELOMBANG
MENYELAM KE RAHANG-RAHANG MENYUNTING KERANG
MENYELAM KE DASAR TASIK MEMETIK MUTIARA
SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
NEGERI AYAM JANTAN
NEGERI PELAUT ULUNG
SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
KEMANAPUN AKU PERGI
KEMANAPUN AKU MELAMBAI
GADIS-GADIS PAKKARENA SELALU MENYANYI, MENARI DI HATIKU
                SELAMAT TINGGAL PUNCAK LOMPOBATTANG
                SELAMAT TINGGAL HULU JENEBERANG
                SELAMAT TINGGAL KAMPUNG GALESONG
                SELAMAT TINGGAL PANTAI BAROMBONG
SELAMAT TINGGAL PULAU KODINGARENG
SELAMAT TINGGAL KAKI BAWAKARAENG
SELAMAT TINGGAL KARAENG
SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
MELENGKING I BURI MENGEJAR JUKU’ EJA
MENGEJAR DEBUR OMBAK MENJILAT LEKUK GELOMBANG
                SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
                MELENGKING BERSAMA PUI’-PUI’
                MERANCAK BERSAMA PARAPPASA’
                MENGGEMURUH BERSAMA PAKKANJARA’
SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
MESKI MALINO TIDAK BERPOHON LAGI
MESKI JENEPONTO TIDAK BERKUDA LAGI
MESKI LOSARI TIDAK BERAIR LAGI
MESKI SOMBA OPU TIDAK BERPUING LAGI
                SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
                SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR
                SUNGGUH KARAENG
                MESKI KITA TERPISAH BERIBU GELOMBANG



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

38 NAMA FINALIS PUTRI INDONESIA 2010

38 NAMA FINALIS PUTRI INDONESIA 2010
10/03/2010
PUTRI INDONESIA 2010
Puteri Indonesia 2010 adalah kontes pemilihan Puteri Indonesia yang ke-15. Tema pemilihan kali ini adalah "Cintai Negeri Melalui Penggunaan dan Penghargaan Karya Anak Bangsa". Malam grand final akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Jakarta pada tanggal 8 Oktober 2010 dan akan dihadiri oleh Jimena Navarrete, Miss Universe 2010 asal Meksiko. Di akhir acara, Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009, akan memahkotai sang pemenang yang akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2011.

"Melalui tema itu, YPI berharap dapat turut berkontribusi dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap karya anak bangsa," ujar Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia (YPI), Putri K Wardani, saat ditemui di Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (29/9/2010).

Selain mahkota Puteri Indonesia 2010, beberapa gelar lain juga akan diperebutkan. Gelar-gelar tersebut antara lain, Puteri Indonesia Lingkungan, Puteri Indonesia Pariwisata, Puteri Indonesia Persahabatan, Puteri Indonesia Berbakat, Puteri Indonesia Favorit dan Puteri Indonesia Kepulauan Favorit.

Pada pemilihan Puteri Indonesia kali ini juga bekerjasama dengan Komnas Pengendalian Tembakau. Kontestan yang terpilih sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2010 akan mengemban tugas sebagai duta antitembakau.

Malam grand final pemilihan Puteri Indonesia 2010 diikuti oleh 38 peserta dari 33 provinsi di Indonesia (DKI Jakarta diwakili oleh 6 peserta).



Provinsi


Peserta


Usia


Kota asal

Aceh


Juliana Puspita


23


Sigli

Sumatera Utara


Cut Nabila Azhar


19


Medan

Sumatera Barat


Rika Pertiwi Zulfi


23


Padang

Riau


Mega Dwi Lestari


19


Pekanbaru

Kepulauan Riau


Gloria Daniela Pasaribu


23


Batam

Jambi


Grace Gabriella Binowo


19


Jambi

Sumatera Selatan


Ega Selviana Sarfawi


22


Palembang

Kepulauan Bangka Belitung


Juwita Anggraini


19


Tanjung Pandan

Bengkulu


Seradona Altiria


20


Bengkulu

Lampung


Lilian Putri Kurniawan


25


Bandar Lampung

DKI Jakarta 1


Faradina


21


Jakarta

DKI Jakarta 2


Okky Rianiayu Anjani


23


Jakarta

DKI Jakarta 3


Aisya Adiputri


22


Jakarta

DKI Jakarta 4


Nadine Alexandra Dewi Ames


19


Jakarta

DKI Jakarta 5


Marietta Gabriel Gladys Levina


21


Jakarta

DKI Jakarta 6


Inda Endaliani


21


Jakarta

Banten


Yovita Agustine Lesmana


25


Tangerang

Jawa Barat


Kalia Labitta Yudhasoka


18


Bandung

Jawa Tengah


Emanuella Chrisnatasha Gunawan


21


Semarang

DI Yogyakarta


Reisa Kartikasari


24


Yogyakarta

Jawa Timur


Betha Landes Kemala Sari


22


Pasuruan

Bali


Ida Ayu Dwita Sukma Ari Pramana


20


Denpasar

Nusa Tenggara Barat


Frizka Devirani


19


Mataram

Nusa Tenggara Timur


Freska Gousario


22


Kupang

Kalimantan Barat


Benedikta Thia


19


Ketapang

Kalimantan Selatan


Wenty Widiyar Pratami


22


Banjarbaru

Kalimantan Tengah


Aelyn Halim


22


Palangka Raya

Kalimantan Timur


Ayu Rinda Sari


24


Bontang

Sulawesi Selatan


Winanda Rahmayanti Rahman


19


Palopo

Sulawesi Barat


Andi Tenri Pakkua


20


Polewali Mandar

Sulawesi Tenggara


Mayang Sandy Utama


21


Kendari

Sulawesi Tengah


Lenny Kumalasari


18


Palu

Sulawesi Utara


Astrid Tatumpe


23


Manado

Gorontalo


Alessandra Khadijah Usman


21


Gorontalo

Maluku


Mythia Dyah Rengganis


21


Ambon

Maluku Utara


Syahadia Robo


22


Ternate

Papua


Oifance Elmerilia Falentin Imbiri


20


Waropen

Papua Barat


Rully Chintya Ronsumbre


18


Sorong

Photobucket

Foto 38 Finalis Puteri Indonesia 2010




























































Kita tunggu, siapa yang bakal menggantikan posisi Qory Sandioriva.


Source:
http://www.detikhot.com
ttp://id.wikipedia.org/
http://puteri-indonesia.com/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Inilah 3 Finalis Putri Pariwisata 2010

Inilah 3 Finalis Putri Pariwisata 2010 Pilihan Andara


SETAHUN sudah Putri Pariwisata Indonesia 2009 Andara menunaikan tugasnya dan akan digantikan penerusnya malam ini. Andara Rainy Ayudini punya finalis yang diunggulkan.

Andara mengaku tak sabar menunggu momen pergantian Putri Pariwisata Indonesia pada malam final nanti. Andara berharap, Putri Pariwisata Indonesia berikutnya akan lebih baik darinya dalam menjalankan tugas yang telah ditetapkan.

“Saya sangat excited dengan pemilhan yang baru. Saya berharap penerus saya lebih baik dari saya karena tantangan ke depan juga lebih berat. Dengan perkembangan Indonesia saat ini, seperti climate change, semua pasti berpengaruh pada pariwisata Indonesia,” tuturnya kepada okezone usai menemani tatap muka finalis Putri Pariwisata 2010 dengan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik di Balairung Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, belum lama ini.

Saat ditanya finalis yang dijagokan menjadi pemenang, Andara berujar, “Sumatera Utara, Lampung, dan Sulawesi Tenggara.”

Terlepas dari siapapun yang terpilih, Andara mengaku dag-dig-dug mengingat tanggung jawabnya sebagai Putri Pariwisata Indonesia belumlah usai. Tugas memberikan bimbingan kepada Putri Pariwisata Indonesia terpilih menanti kemudian.

”Saya deg-deg-gan karena ini tanggung jawab saya juga untuk memangku kewajiban. Saya berjanji enggak akan melepas, akan saya kasih bimbingan, kayak Runner Up 1 Putri Pariwisata Indonesia 2009 Rieke Caroline yang dapat 1st Runner Up Miss Tourism Queen of The Year International 2010,” katanya berjanji.

Malam pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2010 akan dihelat di Jakarta International Event & Convention Centre (JITEC) mulai pukul 21.00 WIB.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mencari Jejak Batagor Di Makassar

Mencari jejak Batagor di Makassar
Posted 2010 in Seputar Makassar, Wisata Kuliner

Saya mengenal panganan ini sejak beberapa tahun yang lalu. Kala itu, di tahun 2003, Batagor menjadi salah satu makanan elite bersanding dengan es teler. Maklum saja, bagi kami anak SMA dengan uang saku pas-pasan, membeli makanan yang harganya setara dengan ongkos angkot pulang pergi sekolah, bisa menjadi mimpi buruk. Mau pulang jalan kaki dari Pettarani ke Cendrawasih?

Tapi sepertinya makanan ini tidak terlalu populer di Makassar. Dalam kurun waktu 7 tahun, hanya di beberapa tempat kita bisa menikmatinya. Mungkin alasan klasik adalah makanan ini serba nanggung. Ini sebenarnya apa? Bakso kok tidak pakai kuah, mana dicampur sambal kacang pula!

Padahal di daerah asalnya, Bandung, makanan ini menjadi salah satu ikon kuliner. Coba saja bertandang kesana, akan kalian temui penjual Batagor dengan mudahnya. Mulai dari kios-kios, sampai gerobak yang berada di emperan jalan. Dan rasanya? Enak!

Batagor

Batagor sendiri merupakan sebuah masakan yang diciptakan secara tidak sengaja. Pertengahan tahun 1980 an tersebutlah Isan, seorang penjual bakso keliling yang berjualan di jalan Kopo Bandung. Kala dagangannya tidak laku, dia bingung akan diapakan sisa baksonya.

Akhirnya dia mencoba untuk menggoreng bakso tersebut dan membagikannya kepada tetangga. Hasilnya? Ternyata semua orang tertarik dan Isan pun kemudian memberikan inovasi dengan memberikan rasa ikan yang lebih kuat. Dari sinilah perjalanan panjang Batagor dimulai, sampai bisa menjadi salah satu ikon kuliner di bandung.

Lantas, di Makassar dimana kita bisa menikmati penganan ini? Ada beberapa titik yang sempat tercatat dan teringat. Semuanya disusun berdasarkan list yang sepertinya sangat subjektif. Mulai dari yang biasa saja, sampai yang paling enak. Silahkan siapkan perut anda dan menuju ke titik-titik ini.

1. Batagor Pettarani
Rupanya kehadiran penjual es kelapa muda di sepanjang trotoar Pettarani membawa berkah tersendiri untuk penjual Batagor. Tepat di depan kantor Telkom, anda bisa menemukan satu-satunya penjual Batagor yang nyempil diantara penjual es kelapa muda. Hanya gerobak saja, dengan tulisan Batagor di depannya. Tidak ada keterangan lain. Seporsi Batagor ini bisa dinikmati dengan harga 8000 rupiah.

Sepertinya Batagor ini memiliki beberapa gerobak. Anda juga bisa menemukannya di Jalan Hertasning, didepan kantor PLN.

2. Batagor Foodcourt MTC
Diantara banyak jajanan di foodcourt MTC, Batagor hadir juga sebagai salah satu alternatif. Harganya berkisar 10.000 rupiah, sedikit lebih mahal. Dia menyajikan Batagor ini lengkap dengan sepotong telur, potongan kentang, serta Bakso dan Tahu Goreng.

3. Batagor Es Teler Oke
Kenapa namanya demikian? Inilah tempat traktiran favorit kami kala SMA dulu. Sepaket dengan Es Teler Oke di jalan pettarani. Tepatnya di depan Kampus Universitas Negeri Makassar. Anda bisa melihat dan menandai mobil boks dari Es Teler Oke ini. Seporsi Batagor lengkap dengan Kentang rebus, serta Bakso goreng yang gurih. Sambal kacangnya pun lumayan kental. Harga? Silahkan persiapkan 8000 rupiah di tangan anda.

4. Batagor Es Teler Depan Rotterdam
Maaf, saya lupa nama kiosnya, tapi Batagor ini bisa ditemukan sepaket bersama penjual es kelapa muda. Persis di pintu masuk masakan Sari Laut di belakang studio RRI. Seporsi batagor bisa didapatkan dengan 8000 rupiah. Apa yang menjadi poin menariknya sehingga Batagor ini yang terenak (versi saya?). kombinasi Bakso tahu dan gorengannya. Sangat gurih. Ditambah lagi saus kacang yang sangat kental, plus setengah biji telur. Mengenyangkan dibandingkan dengan batagor lain yang terasa “ringan”.

Sumber asal muasal batagor lihat disini.

No related posts.
Tags: Batagor, Batagor Bandung, Batagor di Makassar, Batagor Pettarani

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kharisma Soppeng Sebagai Kota Budaya Dan Wisata

Kharisma Soppeng Sebagai Kota Budaya Dan Wisata
January 6, 2010 in Budaya, Objek Wisata

Selepas Tahun baru 2010 saya dan teman-teman berangkat ke kabupaten Soppeng kurang lebih sekitar 145 kilometer dari Makassar. Ketika memasuki Kota Soppeng Bau Menyengat akan menusuk kehidung kita tetapi itulah sebuah Kharisma sebuah kota Soppeng. Bau menyengat tersebut adalah bau dari Kecing binatang yang sering beraktifitas malam yakni Kalong. Saya tidak tau persis bagaimana spesies kalong ini apakah memang disamakan dengan Kelelawar atau kah beda.

Suasana kota Soppeng akan kelihatan indah bilamana matahari melampai meninggalkan langit cerah dan ingin bergantian dengan sang rembulan. Ribuan kalong yang ingin memulai aktifitas malamnya berterbangan menutupi awan.

Mengenai kepercayaan Masyarakat kota Soppeng kalong-kalong tersebut diyakini dating dengan sendirinya dan masyarakat soppeng menganggap bahwa Kalong-kalong tersebut adalah penjaga kota Soppeng dan sebuah pertanda adanya Kejadian baik atau buruk yang datang melanda Kota Soppeng.

Fosil manusia purba di sulawesi selatan bertempat di soppeng. Situs-situs penemuan manusia purba ini pernah ditemukan di Gua Coddong Cita yang dimana gua tersebut penah dijadikan tempat berlindung manusia-manusia purba dari badai dan hujan.

Permandian Air Panas Lejja Wisata Alam Yang Memanjakan

Merasakan nikmatnya memanjakan tubuh dengan bermandi air panas yang langsung bersumber dari mata air pegunungan, membuat semua ingatan mengenai kesibukan terasa hilang terbawah kenikmatan yang sangat amat nikmat. Bagaimana tidak sebuah sebuah desa Bulu Kecamatan Marioriawan Kabupaten soppeng atau kurang lebih 30 KM dari jantung Kota Soppeng kita dapat mendapat sebuah tempat Wisata tersebut.

Ada beberapa hal yang menarik untuk kita lihat pada Objek wisata Lejja yakni Sumur Jodoh. Konon kata masyarakat setempat bila kita ingin mendambakan jodoh cukup mandi di sumur jodoh tersebut. Tetapi yang saya lihat pada saat saya kesana sumur ini tidak lagi dipelihara dengan baik oleh pemerintah setempat.

Nah Katakan saja dia Vina seorang remaja yang masih bersekolah pada salah satu SMA ini menyatakan kepada rombongan kami bahwa bilang kami ini menggantungkan sebuah batu pada pohon yang ada di objek wisata Lejja niscaya kami yang menggantungkan batu tersebut akan datang kembali Objek wisata tersebut.

Rumah Adat Bugis SAO MARIO Icon Wisata Budaya Soppeng
Budaya di Kabupaten soppeng sangat terlihat dari rentetan rumah panggung yang memiliki tiang tinggi hingga bahasa keseharian mayarakatnya membuat Kebudayaan bugis itu sangat kental. Sekitar 40Km dari pusat kota soppeng atau kurang lebih 10Km dari objek wisata lejja sebuah area yang luas yang dipenuhi Rumah adapt dari berbagai daeng, Rumah adat Bugis, Rumah Adat makassar, Rumah Adat Toraja, Rumah Adat Mandar semuanya tertata rapi dalam area tersebut. Wisata SAO MARIO yang memanjakan kita kembali kepada jaman kerajaan di kabupaten soppeng. Rumah Adat SAO MARIO juga di jadikan sebagai Musium Kabupaten soppeng benda-benda kerajaan terkumpul disana sehingga masyarakat yang berkunjung dapat mengetahui bagaimana sejarah dan Kebudayaan kabupaten Soppeng.

Nah semoga review perjalanan ini bermanfaat buat teman-teman bila ingin meresakannya Visit Soppeng

Related posts:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wisata Alam Bantimurung Si Penyihir Alam

Wisata Alam Bantimurung Si Penyihir Alam
Posted by La Bolong on December 28, 2009 in Objek Wisata, Seputar Makassar | 12 Comments

Wisata di Sulawesi Selatan sendiri sangat banyak yang bisa kita kunjungi. Dari wisata kuliner, wisata bahari, wisata alam hingga wisata kebudayaannya salah satu dari wisata-wisata yang bisa direkomendasikan sendiri yakni wisata alam Bantimurung. Sekitar 11 Kilo Meter dari pusat kota Maros atau kurang lebih 27 kilo meter dari jantung kota makassar terdapat sebuah desa yang dikenal dengan Bantimurung. Bantimurung memiliki kekayaan alam yang berlimpah dari indahnya petakan-petakan sawah yang indah dipandang, tebing-tebing curam yang terjal, hijaunya pegunungan yang elok, kupu-kupu yang beraneka ragam hingga air terjun dan goa-goa yang merupakan daya tarik utama pesona keindahan alam bantimurung. Bantimurung adalah sebuah desa yang masuk dalam wilayah kabupaten Maros.

Dari begitu banyak keindahan yang bisa kita jumpai di bantimurung hingga dapat menyihir dengan sekejab pikiran-pikiran yang memusingkan hingga terasa riles kembali. Yak kita pun mengetahui aktifitas-aktifitas keseharian yang kadang membuat kita penat perlu untuk direfresh kembali salah satunya dengan melakukan liburan di wisata alam terbuka.

Masyarakat Bantimurung sendiri rata-rata bersuku Bugis, susunan rumah yang kita lihat sepanjang perjalanan menuju tempat wisata sangatlah bernuansa Bugis dengan tonggak rumah yang tinggi dan masyarakatnya yang dikenal ramah.

Nah sobat penasaran dengan keindahan bantimurung sekilas saya akan berikan gambaran bantimurung dengan mata lensa. Bila masih penasaran Visit Wisata Alam Bantimurung

No related posts.
Tags: Objek Wisata, Wisata Alam, Wisata Sulawesi Selatan, Wisata Sulsel

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Semarak Malam Tahun Baru 2010 di Pantai Losari

Semarak Malam Tahun Baru 2010 di Pantai Losari
Posted by admin on January 2, 2010 in Objek Wisata, Seputar Makassar, Umum | 5 Comments

Hari sudah sore ketika saya dan rombongan teman-teman sekantor bergerak menuju pantai Tanjung Merdeka, di sekitaran Tanjung Bunga untuk merayakan malam pergantian tahun. Sesampainya di sana, kami semua melepaskan lelah dengan menikmati sore terakhir di 2009. Sayangnya matahari yang segera terbenam tertutup awan tebal, sehingga kurang puas rasanya menikmati sunset terakhir di tahun 2009 itu.

Malam menjemput, sahut-sahutan suara terompet silih berganti, seperti hendak saling mengalahkan membuat kebisingan. Di kejauhan, di tempat yang saya tahu adalah anjungan Pantai Losari, warna warni kembang api menghias angkasa di atasnya. Seperti tergoda dengan warna-warni itu, saya dan seorang kawan sekantor saya memilih mencari tahu bagaimana gaduhnya suasanya di tempat itu saat itu.

Dengan sepeda motor saya dan kawan saya bergerak ke arah Pantai Losari. Kemacetan di persimpangan jalan ke Tanjung Bunga dan Jalan Penghibur sudah sangat sulit dikendalikan. Padahal masih jam 8 malam saat itu. Pejalan kaki, pengendara sepeda motor, dan mobil-mobil tumpah jadi satu di jalan. Suara klakson kendaraan seperti tidak mau kalah dengan bisingnya suara terompet. Sementara di angkasa di atas orang-orang ledakan petasan mengiringi warna warni kembang api. Saya memarkir motor jauh sekali dari Anjungan, karena mustahil sampai di sana dengan kendaraan di saat ribuan manusia tumpah ruah di jalan raya.

Dengan sebuah kamera di tangan, tas dan sebuah tripod tergantung di bahu, saya berjalan kaki ratusan meter menuju pusat ‘kegaduhan’: Anjungan Pantai Losari. Saya memang berniat berburu foto saat itu. Kaki yang lelah karena berjalan, seperti terlupakan akibat hiburan kembang api di angkasa.

Sesampainya di anjungan, ratusan atau ribuan orang duduk-duduk lesehan sambil merokok atau memakan kacang, menegadah ke langit menunggu datangnya ledakan kembang api. Beberapa lainnya memegang tabung kembang api, membakar salah satu ujungnya, dan mengarahkannya ke langit. Merekalah sebenarnya yang membuat hiburan-hiburan itu. Saya tidak memilih membeli kembang api dan menembakkannya ke udara. Dengan melihat kembang api orang-orang tadi itu saja saya sudah sangat terhibur.

Saya lalu memilih salah satu tempat kosong untuk duduk lesehan. Kamera sudah terpasang di kepala tripod, lalu saya memberdirikannya di lantai. Lensa kamera sudah siap, dan menghadap langit. Berikutnya, saya hanya duduk menikmati kacang rebus, sambil menunggu suara desingan petasan untuk sesegera mungkin mulai mengambil gambar, karena kurang dari setengah detik kemudian langit akan mulai berhias bunga kembang api. Lagi, dan lagi.

Berikut ini adalah berapa hasil gambar kembang api yang berhasil saya rekam dengan kamera saya:

Jam 11 malam, jumlah kembang api semakin banyak saja. Mungkin saat itu di Makassar orang-orang juga merayakan pergantian tahun yang di waktu bersamaan sedang terjadi di Papua dan timur Indonesia. Ah, hebat juga ‘kesetiakawanan’ orang-orang itu, pikirku. Namun sayang sekali, 20 menit kemudian hujan mengguyur kota. Saya dan hampir semua orang berlarian untuk mencari tempat berteduh. Di tengah kepanikan, seorang ibu-ibu di depan saya lebih panik lagi. Ibu itu berteriak-teriak minta tolong karena barang miliknya dicopet orang lain. Masih ada saja orang-orang yang mengambil kesempatan seperti itu.

Saya berteduh di tempat yang agak jauh dari Anjungan. Sial bagi saya, 10 menit sebelum jam 12 malam hujan berhenti. Lelah yang mulai terasa membuat saya malas untuk kembali ke Anjungan. Pesta kembang api yang sebenarnya pun saya nikmati agak jauh dari pusat keramaian, dan pandangan agak terlindung dari bangunan dan proyek pengerjaan pantai losari. Jadilah saya gagal mengambil gambar momen kemeriahan yang sebenarnya.

Hingga jam 1 malam, ketika orang-orang sudah mulai bergerak pulang, jalan masih saja macet. Ditambah lagi becek akibat hujan tadi. Saya pun bersiap untuk kembali ke Tanjung Merdeka. Sialnya, motor saya selalu mengepulkan asap tebal dari knalpotnya. Di tengah kemacetan seperti itu, saya tidak mungkin menyalakan motor, agar orang di belakang saya tidak tersiksa pernafasannya. Jadilah saya mendorong motor sepanjang kurang lebih 400 meter, dengan satu orang duduk manis di boncengan.

Ternyata lelah itu berefek sangat buruk ke perut saya. Sesampainya di Tanjung Merdeka, seekor besar ikan cepa’ bakar saya santap sendirian. Dan ternyata ikan cepa bakar berukuran besar yang dinikmati sendirian juga berefek kurang baik bagi mata, yaitu menyebabkan kantuk yang teramat sangat. Saya pun tertidur dengan celana dan kaki masih kotor akibat becek di jalan tadi.

Selamat tahun baru 2010. Semoga kita jadi insan yang lebih baik setiap harinya.

Related posts:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

WISATA DI KOTA MAKASSAR

WISATA DI KOTA MAKASSAR

Rumah Tradisional sulawesi selatan

 

Objek Wisata & Tempat Tempat menarik Di Kota Makassar.

Kota makasar atau sering dikenal dengan sebutan Ujung Pandang merupakan ibu kota dari provinsi Sulawesi Selatan. Di kota ini ada suku Makassar, Bugis, Toraja dan Mandar. Makanan khas Makassar adalah Coto Makassar, Roti Maros, Kue Tori', Palabutung, Pisang Ijo, Sop Saudara, dan Sop Konro. Keanekaragaman budaya, makanan khas dan keindahan alamnya seperti pantai losari, benteng rotterdam dan lain-lain menjadikan Makassar menjadi salah satu tempat tujuan wisata di Indonesia yang harus anda kunjungi.

Berikut ini adalah daftar beberapa tempat menarik yang mungkin bisa anda kunjungi :


Benteng Rotterdam.

benteng rotterdam

Benteng rotterdam yang juga dikenal dengan nama benteng Ujung Pandang adalah peninggalan sejarah kejayaan dan keperkasaan kerajaan Gowa pada abad ke 17. Benteng ini dibangun pada tahun 1545 oleh raja Gowa ke IX. Beliau dikenal dengan nama I Margau Daeng Bonto Karaeng Lakiung, yang dikenal dengan nama Karaeng Turipalangga Ulaweng. Kini bangunan yang ada di dalam benteng rotterdam dimanfaatkan oleh suaka peninggalan sejarah dan purbakala, pusat kebudayaan dan musium lagaligo. Terletak di jantung kota Makassar, ke arah pantai Losari. Untuk menuju ke lokasi bisa ditempuh dengan berbagai jenis kendaraan. Di sekitar lokasi tersedia area parkir yang luas, hotel berbintang, restoran, kaffee, travel, toko souvenir, pusat perbelanjaan, wartel, bank dan objek wisata.
 

Islamic Center.

islamic center makassar

Al-Markas Al-Islami didirikan pada tanggal 8 Mei 1984 atas prakarsa Jendral M Yusuf sebagai pusat pengembangan agama Islam . Tempat ini didesain sedemikian rupa sehingga dapat mencerminkan pengintegrasian nilai-nilai Islam diwarnai dengan kebudayaan lokal dan modern. Terletak di Jalan Mesjid Raya, sekitar 2 Km dari pusat kota Makasar, dengan luas sekitar 10 Hektar. Di tempat ini terdapat fasilitas ruang shallat, sekolah, perpustakaan, ruang serba guna, wartel dan tempat parkir.


Monumen Mandala.

monumen mandala makassar

Monumen ini dibangun untuk memperingati dan menjadikan pedoman nilai-nilai kepahlawanan bangsa Indonesia dalam usaha membebaskan Irian Barat dari tangan kolonial pada tahun 1963. Terletak di tengah kota Makasar tepatnya di Jalan Jendral Sudirman. Monumen ini dilengkapi dengan gedung serbaguna, panggung pertunjukan sebagai pusat hiburan kebudayaan Indonesia bagian timur, tempat parkir juga di sekitarnya terdapat hotel berbintang dan fasilitas penunjang wisata lainya.


Kuburan Tua Raja-Raja Tallo.

kuburan raja tallo

Makam ini dibangun sejak abad ke 18 dengan konstruksi bangunan yang mirip sebuah Candi. Pada bagian dinding makam dihiasi beberapa ayat-ayat Al-Quran dengan tulisan kaligrafi yang indah. Terletak di Jl. Sultan Abdullah kecamatan Tallo, sekitar 7 Km arah utara pusat kota Makassar.


Makam Pangeran Diponegoro.

makam pangeran diponegoro

Pangeran Diponegoro adalah putra sulung dari sultan Hamengku Buwono III Yogyakarta, yang lahir pada tanggal 1 Nopember 1785. Beliau aktif berjuang melawan penjajah di pulau Jawa tahun 1825-1830. Perang bermula dari penolakanya terhadap kebijaksanaan kolonial Belanda yang mengikat pajak dan pola aturan kepemilikan tanah yang tidak adil. Pada tahun 1845 beliau ditangkap dan dipenjarakan di benteng Rotterdam Makassar, kemudian diasingkan ke Manado, setelah beberapa saat di Manado beliau dikembalikan lagi ke Makassar dan wafat tanggal 8 Januari 1855 di Makassar. Terletak di Jl. Diponegoro No.55 kelurahan Melayu Kec. Wajo. Dapat dijangkau dengan berbagai macam kendaraan, dekat dengan pusat perbelanjaan.


Pelabuhan Paotere.

pelabuhan paotere

Poetere (pelabuhan tradisional) merupakan tempat persinggahan kapal layar masyarakat Sulawesi yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Terdapat berbagai macam kapal layar dalam gaya dan bentuknya. Terletak di utara kota Makasar, tersedia tempat parkir, rumah makan tradisional.


Benteng Somba Opu.

benteng somba opu

Benteng Somba Ompu dibangun oleh Raja Gowa ke IX Daeng Matanre Tumaparisi Kallona pada abad ke XVI (1550 – 1650) yang merupakan pusat kerajaan gowa dan salah satu kota Bandar terbesar di asia tenggara pada masanya. Benteng Somba Opu merupakan peninggalan sejarah dari kerajaan perkasa masa lalu di Sulawesi Selatan, sekarang kawasan ini dijadikan pusat budaya miniatur Sulawesi Selatan dan telah dibangun berbagai rumah adat tradisional dari semua suku / etnis yang ada di Sulawesi Selatan dimana setiap rumah dapat menggambarkan budaya masing-masing. Terletak di sebelah selatan kota Makassar, sekitar 7 Km dari pusat kota Makassar


Makam Syech Yusuf.

makam syekh yusuf

Syech Yusuf adalah salah seorang pejuang Muslim yang terkenal khususnya di Sulawesi. Beliau dikenal oleh masyarakat Sulawesi Selatan sebagai Tuanta Salmaka, makamnya dikenal dengan nama Kobbang, beliau dikenal sebagai ulama dan pejuang yang aktif menyiarkan ajaran agam Islam dibeberapa negara. Anehnya makam beliau ditemukan di Afrika selatan, Srilanka, Banten dan Gowa. Makam beliau hampir setiap hari dikunjungi masyarakat untuk berziarah. Terletak di Jl. Syech Yusuf, perbatasan kota Makassar dan kabupaten Gowa.


Museum Balla Lompoa.

Museum Balla Lompoa.

Merupakan salah satu bentuk istana rekonstruksi kerajaan Gowa, dalam susunan kayu yang dibangun tahun 1936 dan telah direstorasi pada tahun 1978-1980. Museum ini memiliki ruang utama yang berisi benda pusaka kerajaan Gowa seperti : manuskrip, instrumen musik, pakaian adat, keris, pedang, mahkota emas dan berbagai koleksi alat-alat upacara adat kerajaan. Terletak di Jl. KH Hasyim di pusat kab. Gowa. Terdapat area parkir, rumah adat tamalate, cukup mudah dijangkau dan terdapat pusat perbelanjaan.


Mesjid Tua Katangka

Mesjid Tua Katangka

Dibangun pada tahun 1603 yaitu pada masa pemerintahan raja Gowa ke XIV Sultan Alauddin dan dipugar pada tahun 1978 juga merupakan mesjid tertua di Kab. Gowa dan Prop. Sulsel. Di sekitar mesjid terdapat juga makam raja-raja yang sempat berkuasa di beberapa daerah seperti Luwu, Bone dan Kab. Gowa. Terletak di Jl. Syech Yusuf desa Ketangka, Kec. Somba Opu. Tempat ini juga relatif mudah dijangkau dengan berbagai jenis kendaraan.


Perkebunan Buah Markisa.

Perkebunan Buah Markisa.

Buah markisa yang dihasilkan diolah menjadi minuman segar yang bermutu tinggi dan mempunyai rasa khas yang berbeda dengan markisa dari daerah lain. Perkebunan markisa memiliki pemandangan yang indah serta udara yang sejuk, pengunjung dapat mencicipi buah markisa sebelum diolah. Terletak di desa Kanre Apia, sekitar 9 Km dari kota Malino. Di lokasi ini juga terdapat tempat peristirahatan / Villa.


Hutan Wisata Malino.

Hutan Wisata Malino.

Tempat istirahat dan rekreasi yang bersuhu cukup dingin sebab berada di ketinggian, selain sejuk udaranya tempat ini juga banyak menghasilkan buah dan sayur-sayuran yang tumbuh di sekitar lereng kota Malino, salah satu gunung yang dapat menjadi objek wisata adalah gunung Bawakaraeng yang dianggap suci bagi sebagian orang. Hutan wisata ini merupakan salah satu objek untuk bersantai dan menghirup udara segar di bawah kerindangan pohon pinus dan panorama alam, tempat ini juga sering dijadikan area perkemahan oleh wisatawan remaja. Terletak sekitar 75 Km dari kota Sungguminasa, tempat ini telah dilengkapi dengan sarana permainan dan tempat parkir yang memadai.


Wisata Pantai Tope Jawa.

Wisata Pantai Tope Jawa.

Keindahan alam serta hamparan laut di lokasi pemandian telah mengundang banyak pengunjung. Berlokasi di pemandian alam Langkia desa Tope Jawa atau sekitar 14 Km dari kota Takalar. Tempat ini dilengkapi fasilitas parkir, baruga, balai-balai, pelelangan ikan dan tempat berjemur bagi wisatawan.


Pantai Punaga.

Pantai Punaga.

Merupakan salah satu objek wisata bahari yang menawarkan keindahan alam pantai tropis dengan pasir putih. Terletak di desa Punaga, kecamatan Mangarabombang. Di lokasi ini juga terletak villa – villa yang dapat anda sewa di sekitar pantai.



Kawasan Loka Camp & Outbound.

Kawasan Loka Camp & Outbound.

Jalan menuju ke lokasi ini penuh kelokan dan mendaki, di sepanjang jalan pengunjung dapat menyaksikan tanaman holtikultura, sayuran yang ditanam di lereng – lereng bukit sehingga menyuguhkan pemandangan yang indah. Kawasan ini berada di ketinggian sehingga berudara sejuk. Terletak di desa Bonto Marannu. Kecamatan Uluera sekitar 24 Km dari kota Bantaeng.

 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wisata Benteng Fort Rotterdam Makassar

Mengunjungi Fort Rotterdam di Akhir Pekan
Liburan Sambil Belajar Sejarah Kejayaan Sulsel
MUSEUM La Galigo Fort Rotterdam menyimpan pesona yang menarik pengunjung berwisata sambil belajar.

Laporan :
Arini Nurul Fajar
Fort Rotterdam

HUJAN terus mengguyur Kota Makassar Sabtu pagi, 9 Oktober. Namun, kondisi itu tak menghalangi warga metropolis tetap beraktivitas atau mengunjungi objek wisata andalan kota. Fort Rotterdam yang terletak di Jalan Ujungpandang Nomor 1 tetap ramai pengunjung. Suasana di Fort Rotterdam saat ini memang cukup berbeda dibanding beberapa pekan lalu. Proyek revitalisasi Fort Rotterdam membuat beberapa barang koleksi museum dipindahkan dari ruang pamernya.

Meskipun demikian, jumlah pengunjung tak surut terutama di Museum La Galigo. Sejak pukul 09.00 hingga pukul 15.30 wita pengunjung masih berdatangan satu persatu, mulai dari siswa dan siswi sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Ada yang datang sendiri, bersama teman, atau dengan keluarganya.

Salah seorang penjaga loket dan pemandu museum, Sofyan, mengaku setiap akhir pekan suasana museum lebih ramai dibanding hari-hari biasa. "Kalau saya bilang hari ini pengunjung cukup banyak dan ramai, apalagi sejak ada proses revitalisasi Fort Rotterdam. Yang masuk ke museum sudah lebih dari 100 orang," aku Sofyan.

Sejak pagi, imbuhnya, sudah ada SD Zion Makassar, SMAN 1 Sesean Toraja Utara, dan beberapa rombongan biasa. Pengunjung SMAN 1 Sesean Toraja Utara berjumlah kurang lebih 40 orang dan SD Zion Makassar 37 orang, rombongan biasa ada yang datang dalam jumlah 15 orang dan 12 orang, dan ada pula yang hanya datang berlima bersama temannya.

Rata-rata yang datang berkunjung didampingi teman atau keluarganya. "Kalau anak sekolah pastinya dengan guru-guru. Pemandunya kami dari museum. Rombongan biasa ada yang membawa pemandu dari travel atau didampingi guide Fort Rotterdam.

Selama revitalisasi Fort Rotterdam, museum yang difungsikan hanya satu yaitu museum sejarah. "Museum ini terdiri dari peninggalan zaman prasejarah sampai masa pendudukan Belanda, peninggalan Kerajaan Gowa, Bone dan Luwu," ungkap Muhammad Yusuf, salah seorang staf pengamanan Museum La Galigo.

Saat saya mengunjungi museum, kemarin, bukan hanya siswa yang datang dalam jumlah rombongan besar yang datang berkunjung dan mengamati peninggalan bersejarah itu. Juga ada lima orang siswa SMP 1 Sungguminasa yang datang berkunjung.

"Kebetulan ada tugas mengenai peninggalan bersejarah, jadi kami datang ke sini untuk melihat apa-apa saja yang ada dan yang berhubungan dengan pelajaran sekolah kami," kata Nur Annisa, siswi kelas VIII SMP 1 Sungguminasa.

Annisa dan teman-temannya terlihat serius memerhatikan benda-benda bersejarah yang dimuseumkan. Sesekali mereka menulis hasil pengamatan sesuai tugas dari sekolah.

"Memang ini tugas berkelompok. Makanya kami datang berkelompok juga. Tapi tidak semua juga yang ditulis, hanya beberapa yang berhubungan, seperti naskah Perjanjian Bongaya," aku Annisa sambil menulis.

Setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu, suasana Fort Rotterdam memang selalu diramaikan pengunjung. Baik yang hanya sekadar berjalan-jalan dan mengelilingi Fort Rotterdam, hingga yang masuk ke museum La Galigo.

"Fort Rotterdam juga kan tempat wisata. Daripada ke pantai terus, mending ke sini (Fort Rotterdam, red) suasana dan tempatnya juga nyaman. Apalagi kalau ingin lebih tahu banyak tentang sejarah misalnya, kita juga bisa masuk ke museum. Jadi liburan bisa sambil belajar," kata Firman salah seorang pengunjung Fort Rotterdam.

Adapun peninggalan bersejarah yang dimuseumkan antara lain, sejarah dan keramik, mata uang, naskah kuno, Perjanjian Bongaya, rumah adat, dan struktur atau silsilah kerajaan.(*)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS